Kisah Goblok Masa Lalu

tololllHalo!

Kali ini saya ingin berbagi cerita mengharukan mengenai banyak sedikit pengalaman tersesat saat kelas 1 SMP. Mohon janjinya untuk tidak menghujat serta mentertawai pengalaman saya satu ini. (sedih….)

Jadi, saat itu, sekitar jam 13.00 saat pulang sekolah, tiba-tiba saya berpikir untuk main ke rumah Abang pertama yang baru menikah. Jarak rumahnya dari sekolah saya kira-kira hanya 15-20 menit bila naik angkot B 08. Akan tetapi (awal kebodohan), karna ingatan jalan saya buruk sedikit payah, maka malapetaka itu pun terjadi. (FYI, saya baru 1-2 kali kesana dan itu pun bersama orang tua)

Jaraknya begitu dekat….

Saya sebagai anak kelas 1 SMP saat itu merasa sangat bingung, dari awal saya sudah berusaha mengingat-ingat jalan. Namun apa daya mau dikata, dengan penuh kebodohan, saya pun tetap berusaha mengingatnya hingga………………… pemberhentian akhir angkot B 08. sungguh bodoh.

tolol2

Kebodohan yang sangat tiada tara….

Kemudian kampretnya lagi, saya tidak mengenali jalan-jalan sekitar di daerah ini, tidak hanya itu, saya pun tidak memiliki uang sama sekali di saku (kebodohan kedua). petualangan pun dimulai. Akhirnya, saya jalan mengikuti jejak angkot B 08 sebelumnya. Sampai di jalan besar, saya melihat angkutan Mini Bus yang melewati sekolah saya, di Cengkareng. Dengan penuh percaya diri, akhirnya saya pun naik angkutan tersebut.

Kebodohan selanjutnya saat di mobil, saya teringat jiklau di saku tidak ada uang sama sekali. Saya bingung kembali,kemudian saya berusaha berpikir kata-kata apa yang akan saya jelaskan ke Sang Supir jikalau saya………… tidak punya duit.

Kesalahan yang sama pun terulang, selama 1 jam diperjalanan Cengkareng-Tangerang saya tetap berpikir sampai angkot tersebut tiba di pemberhentian akhirnya. (mengapa dulu saya goblok banget ya Tuhaaaaaaan….)

Kemudian saya jalan kaki T.T

Dialog mengharukan antara saya dan Sang Supir :

Supir : Kamu turun dimana de?

Saya  : Di cengkareng Pak….. (jawaban jujur)

Supir : Loh….. itu udah kelewatan de, kenapa gak bilang dari   tadi? Sekarang sudah di Tangerang de….

Saya  : S-s-s….saya gak punya uang Pak…. *JEGER*

Akhirnya saya langsung turun dari angkot tersebut, kemudian jalan kaki, untungnya saya tahu jalan balik. Saat itu kira-kira pukul 3 sore-an, Saya berjalan selama 2 jam lebih namun belum sampai. Tiba-tiba ditengah perjalanan saya mempunyai ide cemerlang (yang bodohnya kenapa baru muncul) yaitu….

Akhirnya saya naik ojek….

Dengan kepintaran seadanya, saya melanjutkan perjalanan dengan ojek menuju rumah Abang dengan rencana bayarnya nanti setelah sampai. Perjalanan kelam pun berakhir sudah, saya pun bisa menyenderkan tubuh di kursi sesaat.

Kemudian terpikir didalam benak……….

  1. KENAPA SAYA NAIK OJEKNYA TIDAK DARI PEMBERHENTIAN AKHIR B 08 YA?
  2. KENAPA SAYA TIDAK BERANI NGOMONG KE SUPIR MINI BUS YA?
  3. KENAPA SAYA BODOH DALAM MENGINGAT JALAN YA?
  4. KENAPA SAYA KALAU BINGUNG BODOH BANGET YA?
  5. (yang terpenting) KENAPA SAYA DULU SEBODOH ITU YA?
  6. KENAPA SAYA DILAHIRKAN?
  7. KENAPA SAYA SUNGGUH BODOH?
  8. KENAPA SAYA BODOHNYA KETERLALUAN YA?
  9. KENAPA ADA ANAK SMP SEBODOH ITU YA?
  10. *menangis*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s