Angkringan Lik Man

Alamat: Jl. Wongsodirjan, Yogyakarta 55271, buka dari 14.00 sampai 02.00 (Sebelah utara Stasiun Tugu)

Alamat: Jl. Wongsodirjan, Yogyakarta 55271, buka dari 14.00 sampai 02.00 (Sebelah utara Stasiun Tugu)

Bermodalkan 3rb perak kalian masih bisa (setidaknya) mengisi perut, walau dengan segenggam sego kucing, satu tusuk sate usus, serta gorengan tempe dan bakwan masing-masing satu. Itulah kehebatan angkringan dibanding warung makan lainnya, sangat bersahabat bagi dompet bertampang Pattimura. seperti saya ini

Desember tahun lalu, Saya beserta sahabat @fifinism @riskigayuh @vitarachma bersatu dalam pengerjaan tugas semester, mata kuliah Sejarah Indonesia. Dengan suka-cita dan hati yang riang gembira kami berpadu untuk membahas Dinamika Perekonomiaan Angkringan Lik Man.

cover

Klik gambar diatas untuk melihat laporan lengkap kami :3

 

103_5835

Beliau adalah Pak Qobal, anak dari Pak Man dan cucu dari Mbah Pairo

Banyak yang belum mengetahui jikalau sudah 8 bulan terakhir ini Angkringan Lik Man dikelolah oleh Pak Qobal selaku cucu dari Mbah Pairo sendiri. Melihat perjuangan Sang Kakek hijrah dari Klaten menuju Jogja untuk mengadu peruntungannya berjualan angkringan pada sekitar tahun 1950-an, membuat Pak Qobal merasa terpanggil untuk terus melestarikan perjuangan kakeknya.

Sekitar tahun 1960-an Mbah Pairo berjualan di dalam stasiun sampai akhirnya mengalami penggusuran dan terpaksa pindah ke daerah yang dulunya merupakan Hotel Bank Jakarta. Disitulah mbah Pairo mulai meletakkan angkringannya dan berjualan secara menetap. Namun, di Tahun 1970 hingga sekarang Mbah Pairo kembali memindahkan tempatnya berjualan ke daerah tugu karena alasan kenyamanan.

Tidak banyak yang mengetahui pula, jikalau angkringan-angkringan sekarang yang banyak berjejer di Jogja sedikit-banyak dipengaruhi oleh Mbah Pairo. Melalui keberhasilan-nya menjajahkan angkringan pada saat itu, maka mulai bermunculan angkringan-angkringan lainnya. Dengan demikian, Mbak Pairoh dapat dikatakan sebagai Sang Pioner Angkringan di Yogyakarta.

Namun seiring perkembangan zaman, kini penikmat angkringan berasal dari berbagai khalayak. seperti, para mahasiswa dan karyawan-karyawan sering menghabiskan waktunya di angkringan. Dan konon, semasa dulu angkringan dirasa sangat cocok sebagai tempat menentukan tema skripsi mahasiswa, kongkow-kongkow karyawan sehabis pulang kerja, atau sebagai tempat reunian.

food_1

Sego Kucing

food_4

Sate usus, sate telur, sate ati, dll

food_3

maap lupa namanya, terbuat dari nasi ketan terus dibakar

food_2

sate keong

                                  “Jangan ngaku-ngaku Angkringers kalau belum nangkring disini, rasanyaaaaa paling juaraaaaaah sedunia”

Oh ya, sistem distribusi makanan di Angkringan Lik Man ini menggunakan sistem “titip” atau pedagang angkringan hanya membayar dagangan yang terjual saja kepada para pemasok makanan. Jadi, sebenarnya para pedagang angkringan di Jogja itu tidak rentan rugi. kenapa begitu? karna pedagang hanya membayar titipan yang habis kepada pemasok.

Besok lulus buka angkringan ah!! namanya Angkringan Lik Nelson 😀

103_5787_Snapseed

Kopi Josssss!

103_5794_Snapseed

Wedang Tape deh (?)

“Ini dia yang paling memikat hati, rasanya masih bisa kebayang kalo diinget-inget”

Menu andalan di Angkringan Lik Man tuh Kopi Joss-nya, campuran kopi dengan arang panas benar-benar memberikan sensasi kopi yang aduhai. Dan ini tuh bisa tetap panas gitu sampai 10 menit, dan harganya cuma 3rb perak lagi. Benar-benar nyesel deh kalo ke Jogja gak mampir kesini. #SaranBijak

Terus yang sebelah kopi joss itu namanya Wedang Tape, rasanya sama keren kaya Kopi Joss. bisa terbayang gak susu putih ada campuran jahenya, terus ada tape hijaunya, terus diminum hangat-hangat, terus lagi hujan gitu, terus ditemani oleh pujaan hati, terus dibayarin, terus mata kalian saling bertemu, dalam…….. dan kemudian ternyata dia melamar kamu….. terus…… (cukup. sudah khayalan ini)

Buat yang mau mampir ke Angkringan Lik Man, tapi takut sama harganya, nih saya kasih tahu rinciannya: (baik banget kaaaaan saya)

–Sego kucing    Rp 1.500,-
–Sate Telur       Rp 3.000,-
–Gorengan        Rp    500,-
–Es Teh            Rp 2.000,-
–Kopi Joss        Rp 3.000,-
–Es Tape          Rp 3.000,-
–Sate kerang    Rp 2.000,-
–Sate Kulit       Rp 2.000,-
SYUNGGUH AMAT TERAMAT MENGERTI DOMPET DEH!!

(Di acuhkan juga tak apa)

@fifinism Pengamat observasi paling juara, liat aja kacamatanya...

@fifinism Pengamat observasi paling juara, liat aja kacamatanya…

103_5797

“@riskigayuh Sang jeprat-jepret moment saat observasi berlangsung serta mengeditnya, dia juga juara”

103_5796

@vitarachma nyatetnya cepet, berarti tangannya juaraaaaa

 

dan saya @laenelson kelihatannya cuma makan doang saat observasi berlangsung

 

Advertisements

4 thoughts on “Angkringan Lik Man

  1. ohyaa nels itu kok malah judulnya angkringan dan kapitalisme ___”

  2. super sekali, 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s